OJK Bakal Tinjau Digitalisasi Bank Tiap Tahun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengawasi tingkat kematangan atau maturitas digital bank umum. Menyusul diterbitkannya POJK Nomor 11/POJK.03/2022.

Aturan itu membahas tentang penyelenggaraan teknologi informasi oleh bank umum. Maka, tingkat digitalisasi bank menjadi satu aspek penting dan akan ditinjau secara periodik setiap tahun.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengatakan penilaian Digital Maturity Assesment for Bank (DMAB) ini akan diatur dalam aturan turunan seperti Surat Edaran (SE) POJK 11 Tahun 2022 sendiri akan berlaku mulai Oktober 2022 mendatang.

“Ada beberapa yang kami lakukan, ada self assesment dari bank terkait maturity, kemudian akan dikonfirmasi dengan hasil asesmen dari pengawas OJK,”kata dia dalam Media Briefing, Kamis (4/8/2022).

Melalui langkah ini OJK bisa melihat sejauh mana tingkat kematangan digital dari perbankan. Sehingga, di sisi lain juga memperkuat sistem digital perbankan.

Sementara, surat edaran yang nantinya diterbitkan akan jadi koridor yang lebih spesifik. Sehingga proses penilaian maturitas digital antara satu bank dan bank lainnya menggunakan standar yang sama.

Pada kesempatan yang sama Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto menyebut OJK telah melakukan asesmen awal maturitas digital. Ini diakuibdilakukan pada Maret 2022 lalu.

“Aspek IT terdepan dan visi binis bank. Hanya memang yang masih tertinggal di belakang adalah penyesuaian aspek struktur organisasi, budaya dan sebagainya,” ungkapnya.

Terkait penilaian, ia merinci beberapa aspek yang jadi sasaran. Diantaranya data, teknologi, manajemen risiko, kolaborasi, tatanan institusi, dan penerimaan nasabah.

Source Link